Rahasia cara berpikir Orang Kaya

Tanggal 7 – 9 November 2008 yang lalu, saya mengikuti program seminar “Millionaire Mind Intensive” di Singapore Expo, yang di bawakan oleh T. Harv Eker, salah satu pembicara terkenal di dunia dan pengarang buku best seller “Secret of the Millionaire Mind”. Apa yang saya pelajari dan dapatkan selama 3 hari seminar, sungguh amat luarbiasa dan berharga. Seminar ini adalah akar, dasar dari semua seminar yang pernah saya ikuti selama ini. Seminar ini membahas apa yang menyebabkan seseorang bisa menjadi kaya, atau apa yang menyebabkan seseorang tetap miskin sepanjang hidupnya. Saya akan coba sharingkan kesimpulan dari apa yang saya dapat selama 3 hari seminar ini.

Di dunia ini selalu terdapat dua sisi, gelap – terang, naik – turun, panas – dingin, susah – senang, maju – mundur. Demikian pula dalam hal keuangan, ada sebab, ada akibat. Sebagian besar dari kita, jika menyangkut masalah keuangan, selama ini selalu berfokus pada akibatnya (hasil akhir). Kita selalu menetapkan target, goal, tujuan keuangan kita 1 tahun kedepan, 5 tahun ke depan atau 10 tahun ke depan.

Kita selalu berusaha mencapai hasil akhir, sekuat tenaga, mencurahkan segenap pikiran waktu dan energi untuk mencapainya. Jika diibaratkan dengan sebuah pohon buah, akibat atau hasil akhir adalah buahnya. Dan kita selama ini selalu berfokus pada”buah” dari usaha kita. Jika “buah” yang kita harapkan tidak sesuai dengan harapan kita, “buahnya terlalu kecil”, “buahnya kurang manis”, “buahnya sedikit”, dll, biasanya kita akan semakin memberikan fokus dan perhatian yang lebih pada “buahnya” atau pada akibatnya, hasil akhirnya.

Padahal seperti hukum sebab – akibat, buah adalah akibatnya, sedangkan sebabnya adalah bibit dan akar dari pohon buah tersebut. Apa yang tampak dipermukaan (buah, daun, bunga) diciptakan dari apa yang tidak tampak dipermukaan (bibit, akar) Jadi kalau kita ingin mendapat buah dengan kualitas baik, hasil akhir sesuai dengan yang kita inginkan, maka yang harus kita rubah atau perbaiki adalah bibit atau akar pohonnya. Jika kita ingin merubah yang diatas permukaan, pertama tama kita harus merubah yang ada dibawah permukaan. Kita tidak bisa merubah buah yang sudah muncul dipohon, yang bisa kita lakukan adalah merubah buah yang belum muncul, tapi untuk itu kita harus menggali, memperkuat dan merubah kondisi perakaran pohon buah tersebut.

Dalam hal keuangan, dalam diri kita, tanpa disadari sebenarnya ada software “program keuangan” yang sudah tertanam dalam pikiran bawah sadar kita. program keuangan itu terdiri dari seluruh pemikiran, perasaan, dan tindakan kita sehubungan dengan uang. Yang semuanya kita dapat dari pengalaman dan kondisi yang terjadi di masa lalu, terutama pada masa kecil. Kita diajarkan bagaimana berpikir, berperasaan, bertindak dalam berhadapan dengan masalah uang. Dan pelajaran pelajaran di masa kecil inilah yang menjadi program keuangan kita sekarang, yang secara otomatis bereaksi saat kita berhubungan dengan uang.

Program yang ada di pikiran bawah sadar kita, menentukan cara kita mengambil keputusan, cara kita mengambil keputusan menentukan tindakan kita, yang mana tindakan kita akan menghasilkan akibat atau buah yang kita harapkan. Darimana kita memperoleh program keuangan ini, dari pengalaman masa lalu yang kita terima, dalam bentuk kata kata, pengamatan, dan kejadian khusus, dan lalu kita simpan dalam pikiran bawah sadar kita, Kita semua pasti pernah mendengar pernyataan keliru tentang uang dari orang tua kita, saudara kita, guru kita, lingkungan kita, misalnya pernyataan bahwa “uang adalah akar dari segala kejahatan”, “orang kaya itu pelit, kikir” dll. Kita pasti pernah mengamati tingkah laku atau tindakan orang terdekat kita terhadap uang, kita pasti pernah mengalami suatu kejadian yang tidak enak sehubungan dengan uang. Dan itu semua membentuk pola pikir, perasaan dan tindakan kita terhadap uang pada masa kehidupan kita sekarang.

Padahal semua informasi yang tersimpan dalam pikiran bawah sadar kita itu, sekarang ini sudah tidak relevan dan tidak mengandung kebenaran lagi, karena semua itu terjadinya di masa lampau. Dan yang lebih parahnya adalah, segala keputusan kita saat ini yang berhubungan dengan keuangan, entah itu pekerjaan, bisnis, tabungan, investasi atau cara kita membelanjakan uang kita, selalu didasari oleh program program masa lalu yang ada di pikiran bawah sadar kita.

Nah, jika kita ingin merubah situasi keuangan kita, tentunya programnya dulu yang perlu dirubah. Untuk merubah program ini, pertama tama yang harus kita lakukan adalah 1. Menyadarinya. Sadari bahwa kita pernah mendengar, mengamati dan mengalami perkataan atau kejadian yang tidak benar mengenai uang pada masa lalu kita. 2. Mengerti. Bagaimana program kita itu telah mempengaruhi kehidupan keuangan kita sekarang ini. 3. Patahkan belenggu masa lalu (dissasosiasi). Setelah kita mengerti bahwa semua pemikiran kita ini hanyalah apa yang kita pelajari selama ini, dan itu berbeda dengan diri kita yang sesungguhnya saat ini, maka kita harus sadari bahwa kita mempunyai pilihan untuk merubahnya. 4. Buat pernyataan atau persepsi baru (deklarasi) tentang uang. Misalnya : “Saya adalah magnet uang, uang mengalir dari segala sumber sumber yang tak terduga, dan saya pandai dalam mengelola serta menginvestasikan uang.”

Kunci dari perubahan sebenarnya adalah menyadari apapun yang terjadi pada saat ini. Dengan memiliki kesadaran yang penuh, kita akan dapat mengendalikan pikiran, perasaan, tindakan dan kehidupan kita. Sebenarnya apa sih yang disebut kesadaran itu??

“Kesadaran (Awareness) adalah mengamati setiap pikiran yang timbul dan tindakan yang kita ambil, sehingga kita bisa benar benar memilih keputusan yang kita ambil berdasarkan keadaan saat ini (present moment), bukan berdasarkan pada apa yang sudah terjadi di masa lalu.”

Selamat menyadari program keuangan masa lalu anda dan bersiaplah untuk merubahnya, dan mendapatkan akibat atau “buah yang lebih baik”!!

Joe Hartanto