Makanan paling enak di dunia

Salah satu hobby dan bakat saya di keluarga, yang banyak orang tidak tahu adalah….. memasak….. ya betul anda tidak salah baca… memasak….ha3x…. Pertama kali saya belajar memasak adalah dari ibu saya sewaktu saya kuliah dan tinggal berpisah dari orangtua di Surabaya. Sejak mahasiswa itulah bakat masak saya mulai terasah, dan semakin terasah ketika saya bekerja di US selama 2 tahun.

Tapi saya hanya memasak di saat saat tertentu saja. Saat tidak ada ‘mbak’ dirumah, saat anak saya meminta saya untuk memasak atau saat saya ada ide untuk memanfaatkan bahan bahan yang ada di kulkas…… Sore hari ini kebetulan kondisi kondisi diatas terpenuhi dan saya melihat ada beberapa bahan di kulkas yang bisa saya masak. Jadilah rencananya saya bersama anak saya Nadya memasak nasi goreng…… tapi di tengah tengah saat memasak, dan memasukkan bahan bahan untuk nasi goreng. Tiba tiba saja dipikiran saya terlintas seketika untuk merubah tujuan memasak nasi goreng, menjadi memasak masakan yang namanya “CamCam” alias sayur campur campur…ha3x… Dan anak saya Nadya agak sedikit kecewa ketika mengetahui setelah jadi masakan saya bukan nasi goreng kesukaannya, tapi masakan yang tidak jelas bentuk, warna dan namanya itu.

Kemudian saya meminta dia untuk mencoba hasil masakan saya, yang tidak ada di buku resep manapun, hasil dari memanfaatkan bahan seadanya di kulkas, dan menyimpang dari tujuan semula…… dan anda tahu apa komentar Nadya setelah mencicipi masakan saya? “Wah…Masakan Daddy enak sekali….. aku suka sekali nih…… ini makanan paling enak didunia…….boleh aku habiskan semuanya ya Dad?”, dan bahkan Nadya sampai menambah nasi untuk menghabiskan masakan saya…..

Kemudian sambil menghabiskan makanannya, tiba tiba dia berkomentar…. Ternyata masak itu gampang ya Dad…. Yang penting hanya perlu 2 hal saja….Kreativitas dan Keberanian. “Memang betul sekali Nadya, sahut saya”. Dan anak saya menyahut lagi rasanya dalam melakukan yang lainnya, perlunya juga sama seperti memasak, ….. Kreativitas dan Keberanian

Wow,… mendengar kalimat tersebut saya cukup kaget bercampur bangga, sebab ternyata anak saya Nadya yang baru berumur 10 tahun sudah berhasil menyimpulkan kunci dari kesuksesan di bidang apapun. Betul seperti yang Nadya katakan, dalam bidang apapun modal utama kita adalah Kreativitas dan Keberanian.

Termasuk juga didalam bisnis dan investasi. Mayoritas masyarakat kita mengatakan bahwa dalam berbisnis apalagi berinvestasi, membutuhkan modal uang yang besar. Saya berani katakan TIDAK. Seperti yang anak saya katakan modal utama kita dalam berbisnis maupun berinvestasi adalah Kreativitas dan Keberanian. Seperti telah saya buktikan dan praktikkan selama ini, dalam berbisnis dan berinvestasi, seperti halnya memasak, modal utama saya hanyalah Kreativitas dan Keberanian saja. Seperti yang saya ajarkan dalam buku dan 2 hari workshop Property Cash Machine. Jadi jika anda ingin berbisnis dan berinvestasi…. Atau memulai apapun juga, mulai saja dengan bermodalkan Kreativitas dan Keberanian anda!!

Joe Hartanto