Ludes Lagi Uangnya (Part 2)

Dalam tulisan sebelumnya yang berjudul “Ludes 1,2 Milyar…dalam 6 bulan” saya ada menceritakan kejadian yang mirip dengan fenomena para pemenang lotere/undian, yaitu dimana pada umumnya uang hadiah lotere yang mereka dapatkan ludes tak berbekas hanya dalam tempo singkat dan kehidupan keuangan para pemenang tersebut kembali ke titik awal bahkan malah ada yang tambah parah ke titik minus.

Sebagian dari Anda, mungkin masih tak habis pikir, “Kok bisa sih, uang 1,2 Milyar habis tak berbekas hanya dalam 6 bulan saja” sambil geleng geleng kepala.

Pemikiran yang sama persis, timbul di diri saya 14 tahun yang lalu, saat bekerja di Amerika dan berbincang dengan teman sebelah kamar kost. Hal ini sempat saya ceritakan di kata pengantar dari Buku The Key to Financial Freedom.

Teman sebelah kamar ini, saya sebut saja namanya pak Basri. Beliau saat bertemu dengan saya, sudah berusia 56 tahun, pak Basri sama halnya dengan saya saat itu, tinggal di US sebagai tenaga kerja tidak resmi, makanya kami hanya bisa bekerja pada pekerjaan pekerjaan rendahan dan informal, seperti penjaga toko, pekerja pabrik atau pelayan restaurant, karena kami tidak memiliki ijin tinggal dan kerja resmi.

Saat mengetahui usia pak Basri, saya sempat heran, “Kok, sudah seusia begini, bukannya pensiun atau kerja saja di Indonesia, malah memilih kerja kasar di US, jauh dari keluarga?

Tetapi saya lebih heran lagi dan tak habis pikir, sambil geleng geleng kepala pula tentunya adalah saat saya mendengar cerita pak Basri, bahwa setahun sebelumnya dia baru saja menerima uang pensiun dari sebuah perusahaan perminyakan asing di Jakarta, dengan jumlah yang sangat besar, sekitar Rp 500 juta (uang tahun 2000 lho ini, jadi sangat besar).

Jadi mirip dengan kejadian yang dialami pak NN yang saya ceritakan di tulisan saya sebelumnya. Uang 500 jutaan juga ludes dalam tempo tidak sampai setahun. Sedangkan saat itu, pak Basri masih punya tanggungan anak-anak yang perlu biaya sekolah, itulah makanya yang menyebabkan dia terdampar di US, jauh dari keluarga dan terpaksa bekerja serabutan di pabrik dan cuci piring.

Itu adalah pengalaman pertama saya mendengar cerita tentang orang yang “kehilangan” uang dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Dalam perjalanan hidup saya sampai saat ini, berulang kali dan seringkali saya menemukan cerita cerita yang sama… hmmm sebuah pola yang mirip, sebuah fenomena kisah klasik mengenai nasib para “pemenang lotere”.

Apakah Anda pernah menemukan teman atau orang dengan cerita yang mirip?? Atau mungkin Anda sendiri pernah mengalami atau sedang mengalaminya??

Semua orang di jaman modern ini seakan berlomba-lomba untuk memenangkan piala, berupa uang dan kekayaan dalam jumlah besar.

Ada yang berhasil meraih “piala-piala”nya, tapi ada juga yang tidak pernah berhasil meraih “piala-piala” impiannya.

Selama ini orang pada umumnya hanya fokus pada mencari caranya meraih “piala piala” tersebut. Tapi mereka lupa bahwa setelah mereka dapatkan “piala piala” tersebut, mau mereka apakan “piala piala” tersebut?

Bagaimana cara merawatnya agar “piala-piala” yang sudah berhasil di dapat, tidak rusak, tidak pecah atau hilang. Sedikit sekali yang memiliki kesadaran untuk mau mempelajari caranya memelihara dan merawat “piala-piala” ini.

Pada umumnya orang akan berpikir begini, “Ahhhh ngapain belajar caranya merawat, mengelola dan mengembang-biakkan “piala-piala”…. “Piala”nya saja belum dapat, belum ada yang perlu dirawat”, “nanti saja kalau sudah dapat, baru belajar cara merawat, mengelola, dan mengembangbiakkannya”.

Tapi mereka lupa, bahwa “piala-piala” ini bukan seperti halnya piala sungguhan yang begitu dapat hanya tinggal taruh dilemari, paling merawatnya hanya di lap saja beberapa minggu atau bulan sekali.

Tidak, ini “piala-piala” yang sangat berbeda sifat dan cara pengelolaannya, “piala-piala” yang berupa uang atau kekayaan Anda ini, sifatnya mirip air yang kalau tidak dijaga atau dikelola dengan baik. “Piala” ini bisa menguap dan mengalir ke tempat yang lebih siap menampungnya.

Nah, kecepatan menguap dan mengalir ini begitu sangat cepatnya, secepat caranya datang, sedangkan kecepatan seseorang belajar dan menguasai cara pengelolaan serta pengembangbiakkan uang, seringkali tidak bisa secepat proses mengalirnya.

Itulah yang terjadi dengan fenomena para pemenang lotere, yang biasanya tidak sampai setahun, uang ratusan juta bahkan milyaran yang mereka dapatkan ludes menguap begitu cepatnya. 

Mempelajari cara menghasilkan uang banyak dengan cara yang cepat itu sebuah ilmu yang sangat perlu, tetapi mempelajari dan menguasai cara mengelola dan mengembang-biakkan uang itu adalah ilmu lain yang juga SANGAT PENTING!

Itulah, sejak 2014, kami membuat sebuah program baru yang berjudul The KEY to Financial Freedom yang bukunya baru saja diterbitkan dan beredar di bulan Agustus 2015 lalu, diterbitkan oleh Gramedia (Anda bisa order buku The Key to Financial Freedom DISINI)

Dalam program TheKEYtoFinancialFreedom.com berupa workshop 2 hari dengan banyak simulasi seperti di kehidupan nyata, kami menjelaskan kunci-kunci apa saja yang selama ini kami miliki dan lakukan untuk mengenali, mengelola, merawat dan mengembangbiakkan uang kami sehingga bisa membuat kami bisa bebas keuangan, sejak beberapa tahun lalu, bahkan jauh sebelum usia kami menginjak 40 tahun.

Apa kata mereka yang telah ikuti workshop TheKEYtoFinancialFreedom.com

Testimoni-Efrit

Saya dapat lebih dari ekspektasi saya dari ikuti workshop KFF ini.

Sekarang saya menyadari kebocoran keuangan saya yang terjadi selama ini.

Dan ini membuat kesadaran keuangan saya meningkat jauh”.

Efrit – Mahasiswa

 

 

 

 

testimoni-ferry

Setelah ikuti workshop KFF ini, saya temukan akar masalah yang membuat keuangan saya naik turun seperti yoyo, kadang ada uang, kadang tidak ada uang.

Dan saya mendapatkan solusi serta ilmu untuk memperbaikinya. Terimakasih”.

Ferry Erawan, Pengusaha

 

 

So, bagi Anda yang tidak hanya sekedar ingin, tapi memang benar benar sangat kebelet ingiiiiiiiiiiiin bangeeeeeeet menguasai kemampuan mencegah uang yang sudah di tangan ludes lagi, ludes lagi, dan menguasai kemampuan mengelola serta kemampuan mengembang-biakkan uangnya agar mencapai kebebasan keuangan dengan cepat, kami undang Anda untuk segera bergabung di program workshop TheKEYtoFinancialFreedom.com yang terakhir di tahun 2015 ini (baru akan kami selenggarakan kembali akhir 2016, itupun kalau kami sempat).

Manfaatkan baik baik kesempatan luar biasa dan langka ini untuk mencegah uang Anda ludes lagi, ludes lagi dan ludes lagi seperti halnya pak NN, pak Basri, dan teman teman lainnya yang terkena fenomena para pemenang lotere.

“Uang adalah “budak” yang baik, jika Anda mampu mengelolanya.

Tapi hal sebaliknya yang akan terjadi jika Anda tidak mampu menguasainya”.

Salam Sukses Berkelimpahan,

Joe Hartanto & Tju Wei Wei

Founder of TheKeytoFinancialFreedom.com

Founder of PropertyCASHMachine.com

Tingkatkan pemahaman dan kemampuan Anda KELOLA serta KEMBANGBIAK-kan UANG Anda dengan ikuti @ http://TheKEYtoFinancialFreedom.com/workshop

 

Joe Hartanto