Ini yang Anda Butuhkan untuk Bebas Keuangan

Teman teman, seperti Anda ketahui dari berbagai berita di media, beberapa hari lalu, di Nepal baru saja mengalami sebuah proses alam, yaitu gempa bumi yang sangat dahsyat dan telah menimbulkan ribuan korban jiwa, serta kerugian materi yang sangat besar.

Tentu saja, banyak dari kita sangat bersimpati dan berusaha dengan berbagai cara untuk membantu meringankan situasi mereka, serta berharap mereka yang berada di Nepal saat ini, bisa tetap memiliki semangat dan kekuatan untuk bertahan, berjuang terus, sampai situasi kembali normal.

Seperti sebagian besar Anda ketahui, Nepal adalah sebuah negara yang terkenal salah satunya sebagai pintu gerbang, menuju pegunungan Himalaya, dan sebagai kota tujuan awal, bagi para pendaki yang ingin mendaki puncak gunung tertinggi di dunia, Mount Everest (8848mtr).

Salah satu impian saya sejak beberapa tahun lalu, adalah mendaki salah satu puncak pegunungan Himalaya. Dan rencananya saya dan istri akan melakukan pendakian di pegunungan Himalaya akhir tahun ini (rencana sebelum terjadi gempa barusan)

Tentunya mendaki salah satu puncak gunung Himalaya, bukanlah seperti mendaki bukit kecil yang hanya diperlukan waktu beberapa jam saja. Ini adalah sebuah ekspedisi pendakian belasan hari bahkan beberapa minggu, yang membutuhkan persiapan mental serta fisik yang sungguh-sungguh serius.

Untuk itulah sejak 1,5 tahun lalu kami sudah melakukan berbagai persiapan, mulai dari survei dan mengumpulkan berbagai info tentang persiapan yang perlu dilakukan, sampai apa yang akan dihadapi dalam belasan hari perjalanan ekspedisi pendakian.

Bahkan secara mental dan fisik, selain dengan melakukan berbagai olahraga rutin yang biasanya belum pernah kami lakukan, seperti jogging berkilo kilo meter, (stttt…padahal saya awalnya hanya kuat berlari tidak lebih dari hanya beberapa ratus meter saja…hehehe…), sampai pendakian ke berbagai puncak gunung yang ada di Indonesia, seperti gunung Gede Pangrango, sampai puncak gunung Rinjani di Lombok dan Puncak Mahameru di Malang sebagai salah satu bentuk persiapan mental dan fisik ke pegunungan Himalaya nantinya.

Foto-Rinjani-2

 

Nah teman teman, jika mendaki gunung saja perlu persiapan yang matang, demikian pula tentunya persiapan untuk mendaki puncak kebebasan keuangan yang diimpikan oleh banyak orang.

Untuk meraih kebebasan keuangan, persiapan sangatlah diperlukan dan penting sekali untuk dilakukan. Bertahun tahun sebelum kami akhirnya berhasil capai puncak kebebasan keuangan kami di tahun 2007, kami juga telah mulai melakukan berbagai persiapan.

Mulai dari persiapan pengetahuan sampai mental yang diperlukan. Persiapan pengetahuan dimulai sejak kami mulai mempelajari berbagai buku pengembangan diri, keuangan dan investasi, yang dimulai sejak tahun 1999.

Persiapan mental dengan mulai mengikuti dan bergabung di berbagai pelatihan serta berbagai seminar serta training serta berbagai persiapan lainnya.

Proses perjalanan jatuh bangun kami di berbagai bidang bisnis dan investasi, itupun kami anggap sebagai bentuk persiapan dalam mencapai puncak kebebasan keuangan yang kami ingin raih waktu itu.

Seorang pendaki gunung yang berhasil capai puncak gunung tujuannya, tentunya adalah pendaki yang pantang menyerah saat timbulnya berbagai tantangan yang terjadi di perjalanan.

Bagaimana agar bisa memiliki mental pantang menyerah?? Dan apa saja tantangan yang berpotensi timbul dalam perjalanan? Itulah salah satu fungsi pentingnya proses persiapan sebelum perjalanan pendakian dimulai.

Dalam pengalaman kami, dengan persiapan yang matang kita tentunya sudah bisa memprediksi tantangan apa saja yang akan timbul, dan bagaimana cara mengatasinya, sehingga dengan persiapan matang yang telah dilakukan, tentunya akan sangat membantu dan meringankan saat timbul berbagai tantangan di perjalanan.

Misalnya, saat kita tidak membawa jas hujan sebagai salah satu persiapan, maka saat pendakian misal terjadi hujan lebat, yang terjadi adalah kita bisa basah kuyub, kedinginan dan bisa terkena hypotermia, yang dapat menyebabkan kematian bila tidak tertangani dengan cepat dan baik.

Segala sesuatu yang dimulai tanpa persiapan yang matang, akibatnya bukan saja sebuah kegagalan, tetapi bisa sangat fatal.

preparation-2

Dalam perjalanan pendakian menuju puncak gunung Gede-Pangrango, beberapa tahun lalu, kami sempat berpapasan dengan iring iringan jenazah pendaki gunung yang meninggal sebelum mencapai puncak, karena terkena hypotermia.

Padahal sebenarnya kejadian fatal ini tidak akan terjadi, bila si pendaki dan teamnya memiliki pengetahuan dan persiapan yang matang sebelum mereka melakukan pendakian.

Demikian pula dalam perjalanan bisnis dan keuangan, beberapa kali kami bertemu dan melakukan konsultasi dengan orang orang yang mengalami stress, depresi, perceraian, keluarga berantakan, bahkan yang lebih fatal, ada yang sampai terkena gangguan kejiwaan.

Tentunya, hal hal tersebut bisa terjadi karena tidak adanya pengetahuan yang cukup serta persiapan mental yang kuat sebelum mereka memulai proses perjalanan menuju puncak kebebasan keuangan.

Karena tahap persiapan, adalah tahap yang paling penting dan tidak boleh dilupakan sebelum perjalanan dimulai.

Pertanyaan saya saat ini adalah sudahkah Anda lakukan persiapan matang sebelum mulai perjalanan menuju puncak kebebasan keuangan Anda?

Sebagai bentuk kepedulian dan keinginan kami untuk berbagi pengetahuan, pengalaman serta semangat meraih puncak kebebasan keuangan bagi masyarakat luas, sejak awal tahun lalu, kami mulai membagikan pengetahuan, pengalaman serta persiapan apa saja yang perlu Anda lakukan, sebelum dan dalam perjalanan Anda mewujudkan puncak kebebasan keuangan.

Kami sharing pengetahuan dan pengalaman kami tersebut dalam sebuah workshop untuk peserta terbatas di Jakarta.

Berikut beberapa komentar dari teman teman alumni yang telah, ikuti workshop KFF :

Workshop KFF ini sangat bagus!!

Materi, games & berbagai simulasi selama 2 hari workshop, diadakan, untuk merefleksikan diri sendiri. Kemampuan pak Joe & bu Wei dalam menjelaskan SANGAT MUDAH DIPAHAMI, dalam bahasa yang mudah dicerna.

Mer Eifel – pengusaha – peraih penghargaan WIRAUSAHA MUDA MANDIRI 2012, Karawang

 

Workshop KFF sangat berguna dan efektif untuk berikan pemahaman tentang kesadaran akan keuangan. Ikuti KFF ini, saya SEPERTI BERADA DI TENGAH TENGAH PESERTA WORKSHOP DENGAN PEMBICARA KELAS DUNIA, seperti Robert T Kiyosaki, T Harv Eker, Robert G Allen, dll

Victor Octavianus – Option Trader

Nah tetapi agar pengetahuan ini bisa menjangkau lebih banyak orang, kami memutuskan menuliskannya menjadi sebuah buku yang berjudul “The Key to Financial Freedom” yang sebentar lagi akan diterbitkan oleh Gramedia, sekitar awal Juni 2015.

Berkenaan dengan launching buku tersebut, kami akan membuat promo khusus dimana Anda bisa dapat buku special edition, bonus spesial dan diskon menarik selama masa launching buku ini.

Untuk menerima pemberitahuan via email saat promo launching buku “The Key to Financial Freedom” diluncurkan,  Anda bisa mengisi nama dan email Anda di :

Join Waiting List Buku The Key to Financial Freedom

Anda juga bisa mendapat 3 Free Audio tentang Meraih Kebebasan Keuangan di website :

TheKeytoFinancialFreedom.com

Salam Sukses Berkelimpahan,

Joe Hartanto & Tju Wei Wei

Founder of  TheKeytoFinancialFreedom.com

Founder of PropertyCASHMachine.com

 

Joe Hartanto